Browsed by
Author: didaytea

Kesulitan Hidup?

Kesulitan Hidup?

Definisi kesulitan hidup untuk sebagian besar orang:

Masalah keluarga
Masalah keuangan
Masalah pribadi
Dan masalah duniawi lainnya

Padahal,

Sulit taubat
Sulit khusyu sholat
Sulit tahajud
Sulit sholat Dhuha
Sulit membaca Al Qur’an
Sulit shodaqoh
Sulit beramal
Sulit berdzikir
Sulit berdoa
Sulit bersholawat
Sulit ibadah

Itulah kesulitan hidup yang sejati.

Astaghfirulloohal’azhiim

Ketenangan Menghadapi Masalah

Ketenangan Menghadapi Masalah

Ketika sedang ada banyak masalah, manusia cenderung malah malas beribadah.

Padahal, Allah menciptakan masalah, pasti sudah dengan solusinya. Hanya Dia- lah yang tahu solusi dari semua permasalahan kita.

Padahal, dengan mendekatkan diri kepada Allah, walau pun masalah tetap ada dan belum ada solusi instan, Allah akan memberikan ketenangan di hati, kejernihan berfikir, dan pada akhirnya solusi dari arah yang tidak kita duga- duga sebelumnya.

Daripada meminta diringankan beban yang menumpuk di atas pundak kita, lebih baik meminta agar kita diberi pundak yang kuat.

Karena sesungguhnya setiap detik dan setiap kalori yang kita habiskan untuk bersabar di dalam menghadapi masalah, akan menjadi kebaikan yang sangat besar di sisi Allah.

Jangan Terlalu Heboh Dengan Uang

Jangan Terlalu Heboh Dengan Uang

Walau pun habis, nanti juga ada lagi.

Walau pun kurang, nanti juga ada lagi.

Walau pun tidak punya, nanti juga punya lagi.

Maksimalkan uang untuk ibadah.

Kurangi menabung, banyakin sedekah.

Kurangi ngumpulin aset duniawi, banyakin ngumpulin bekel di akherat dengan wakaf.

Sebelum kita menyesal.

 

 

Dapatkan free ebooks dengan klik gambar di bawah ini.

Financial-Freedom-Roadmap

Menikah Bukan Sekedar Romantisme

Menikah Bukan Sekedar Romantisme

Menikah Bukan Sekedar Romantisme

Sejak ijab kabul, sampai di akhirat nanti, sebuah pernikahan adalah ibadah dan ladang amal yang tak pernah berhenti.

Sejak ijab kabul, ribuan malaikat turun mendoákan.

Peran suami, peran istri, semua adalah ibadah.

Beratnya suami mencari nafkah, repotnya istri mengurus rumah walau pun tidak diwajibkan, susah payahnya proses kehamilan, kesabaran di dalam mendidik anak,

Kantor, dapur, sumur, dan kasur. Semuanya adalah ladang amal.

Suami dan istri hanyalah perantara ibadah kepada Allah.

Istri menurut kepada Allah dan Rasul SAW dengan cara patuh kepada suami.

Suami menurut kepada istri adalah patuh kepada perintah Allah dan Rasul SAW untuk membahagiakan istri.

Menikah bukan sekedar memadukan dua insan yang jatuh cinta, atau memberi ijin resmi hubungan seksual dua insan yang dimabuk asmara.

Menikah itu adalah ibadah yang sangat agung!

 

Doha, 31 Januari 2015

Practice Makes Perfect

Practice Makes Perfect

Orang yang sudah terlatih sejak kecil untuk ngaret, ketika dewasa ngaretnya bakal semakin sempurna.

Orang yang sudah terlatih sejak kecil untuk nyontek, bakal semakin sempurna peluang untuk jadi koruptor.

Orang yang sudah terlatih sejak kecil tidak disiplin, ketika dewasa sempurna jadi pembangkang dan pelanggar peraturan.

Orang yang sudah terlatih sejak kecil untuk tidak antri, ketika dewasa bakal jadi orang yang balik marah kalau disuruh antri.

Orang yang sudah terlatih sejak kecil untuk tidak membuang sampah pada tempatnya, ketika dewasa tidak akan segan membuang sampah di tengah jalan tanpa rasa bersalah.

Ah, memang ,practice makes perfect!

Tingkatan Niat

Tingkatan Niat

Amal ada tingkatan niatnya. Bisa jadi awalnya seseorang mengawali beramal karena manusia. Lalu karena dia istiqomah, niatnya meningkat menjadi untuk mengharap balasan dari Allah, atau takut oleh siksa-Nya. Dan pada puncaknya dia akan beramal karena Allah saja.

Naik turunnya iman manusia, adalah hal biasa, maka kejarlah dg amal, jika merasa turun iman kita 1 level, ketika naik, coba naikkan lah 2 ato 3 level, ciri turunnya iman adalah dosa, dan naiknya adalah ketaatan/amal.

(Aa Gym)

Doá Yang Terlupa

Doá Yang Terlupa

 

Kita sering berdoa
ingin banyak rezeki
ingin enteng jodoh
ingin cepet kebeli rumah
ingin cepet kebeli mobil
ingin cepet kebeli tanah ladang
ingin lunas hutang
ingin hidup bahagia
ingin panjang umur
ingin ingin yang lainnya

Tapi

Pernahkah kita berdoa
ingin dimudahkan sholat tahajud?
ingin dimudahkan sholat dhuha?
ingin diberikan kekhusyuan dalam sholat?
ingin diringankan untuk bershodaqoh?
ingin istiqomah ke mesjid?
ingin dimudahkan mengaji Al Qurán setiap saat?
ingin diberi hidayah untuk lebih giat belajar ilmu agama?

Pernahkah?

Asy Syakuur

Asy Syakuur

Allah Asy Syakuur, Dia Maha Mensyukuri setiap kebaikan yang dilakukan hambaNya.

Walau pun kebaikan itu kecil ,sedikit,  dan jauh dari sempurna, tapi Allah memberi banyak sekali.

Allah menerima amalan yang kecil dengan balasan yang sangat besar.

Imam Al Ghazali mengartikan Syakuur sebagai “Dia yang memberi balasan banyak terhadap pelaku kebaikan/ketaatan yang sedikit. Dia yang menganugerahkan kenikmatan yang tidak terbatas waktunya untuk amalan- amalan yang terhitung dengan hari- hari tertentu yang terbatas”.

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS Al Baqarah 2:261)

Seperti besarnya balasan yang Allah berikan untuk mereka yang pergi sholat berjamaah ke mesjid: pahala yang berlipat ganda, setiap langkahnya mengugurkan dosa dan menaikkan derajat.

Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”.

 (Dari QS Al Ahqaaf 46: 15)

 

Diekstrak dari Kajian Asmaul Husna Aa Gym

Masih Berani Mengeluh?

Masih Berani Mengeluh?

Di setiap tingkatan kehidupan: orang miskin, orang agak miskin, orang kaya, orang super kaya sampai konglomerat pun, selalu ada celah untuk mengeluh.

Dari hanya sekedar mengeluh kurangnya penghasilan, sampai mengeluh mobil kurang satu, atau tanah kurang satu hektar.

Jika sedikit saja terbersit tanda bahwa kita akan mengeluhkan sesuatu yang kurang pada diri kita, segeralah berpaling.

Pergilah ke luar rumah.

Amati orang- orang di sekitar anda.

Seorang kuli tua renta yang menyebrang jalan dengan tergopoh- gopoh.

Seorang Ibu- ibu tua yang sedang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

Orang- orang yang berjuang jauh lebih susah payah daripada kita hanya untuk sekedar makan hari ini.

Dan tanya pada diri anda: Masih Berani Mengeluh?

وَمَا هَٰذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ ۚ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahuinya.” (QS. Al Ankabut 64)

Doha, Qatar
Jumát, 13 Februari 2015

Obat Was- Was

Obat Was- Was

Berhitunglah, seberapa sering di dalam hidup kita, tiba- tiba hati dan pikiran dilanda was was tak jelas, gelisah yang tidak berarah.

Berjuta sebabnya.

Masalah dunia biasanya.

Ingin tahu obatnya?

Sujudlah pada Tuhanmu selalu tepat waktu. Jangan biarkan sesaatpun kegiatan dunia menunda sholatmu.

Pasti hati akan tenang, pikiran bakal terang benderang, was was tak jelas dan gelisah pun niscaya akan hilang.

Masalah pasti selalu ada, musibah dan nestapa terkadang melanda kita, tapi sakinah dan ketenangan batin sangat berharga.

Doha, 24 Februari 2015